Bintaro.net
Artikel
esDeeSongs
Kuliner
Iklan Baris
Produk
Kategori
Marketplace
Iklan Baris
Login
Cari
Daftar Artikel
Buat Artikel Baru
Judul Artikel
Sub Judul Artikel
Isi Artikel 1
Ide & pencetus awal
Jadi gini, jauh sebelum kereta kece itu nongol, ide buat punya kereta cepat massal di Jakarta sudah muncul tahun 1985. Saat itu B. J. Habibie, waktu masih di BPPT, ngeliat kalau populasi & mobilitas di Jabodetabek makin gila, jalanan makin sesak. Tapi ya masih wacana. Baru di 2005 proyeknya ditetapkan sebagai proyek nasional, makin serius. Lalu, resmi berdiri bodinya: PT MRT Jakarta (Perseroda) dibentuk pada tanggal 17 Juni 2008 supaya pengoperasiannya jelas.
Groundbreaking & pembangunan
Konstruksi fisik pour-real mulai sekitar Oktober 2013 untuk fase 1 (koridor Utara-Selatan: Lebak Bulus → Bundaran HI) sepanjang ±15,7 km dengan 13 stasiun. Dan akhirnya, “launching”-nya: sistem MRT Jakarta resmi dibuka tanggal 24 Maret 2019.
Berapa banyak yang naik ?
Nah, ini penting banget, supaya kamu tau seberapa ramai kereta ini. Rata-rata harian sepanjang 2024 tercatat ≈ 111.534 orang per hari. Selama tahun 2024 total penggunanya ≈ 40.821.425 orang. Prestasi keren : di paruh pertama 2024, rata-harian sekitar 101.000 orang.
Kondisi sekarang & ke depan
Sekarang MRT Jakarta udah jalan dan melayani banyak orang setiap hari — bukan cuma jadi “kereta keren” tapi pilihan nyata buat anak muda yang mau anti-macet. Proyek belum berhenti : fase-2, koridor baru masih digarap supaya MRT makin luas dan makin “milik kita semua”. Tantangannya tetap ada : integrasi moda lain, biaya, tanah yang susah, dan supaya semakin banyak orang pakai. Tapi vibe-nya positif : kalau kamu ikut naik, kamu nggak cuma hemat waktu—kamu nih bagian dari perubahan kota.
Kenapa kamu sebagai generasi muda harus peduli ?
Karena ini bukan cuma soal “kereta” , ini soal mobilitas kita, soal gimana kita nggak stuck di kemacetan terus-menerus. Dengan naik MRT, kamu bisa lebih bebas, bisa lebih eksplor tempat baru di Jakarta atau Sekitarnya tanpa drama macet. Jadi bagian dari generasi yang smart mobility — bukan cuma naik mobil pribadi tapi naik moda umum yang keren dan efisien. Plus, jadi tahu sejarahnya, kamu bisa cerita ke temen “Eh, gue tau nih kenapa MRT bisa ada…”, jadi makin gaul dan punya knowledge.
Isi Artikel 2
Isi Artikel 3
Status Tayang
Ya
Tidak
Simpan
Kembali